Shalat adalah tiang agama. Shalat merupakan amal pertama yang akan dihisap pada hari kiamat. Bagi setiap mukmin, shalat merupakan ibadah terpenting setelah mengucapkan dua kalimat syahadat. Seorang mukmkn yang sedang sakit parah, memang diperbolehkan melaksanakan shalat sesuai dengan kemampuannya. Tapi satu hal yang tidak boleh dilupa, selama nafas masih ada, dan akal masih berfungsi dengan baik, kewajiban untuk melaksanakan shalat tetap melekat pada diri seorang mukmin. Penting juga untuk diingat, bahwa shalat mempunyai korelasi atau hubungan yang sangat kuat dengan adab. Di dalam Al-Qur’an surat Al-Ankabut ayat 45 dijelasakan, bahwa sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Artinya, seorang mukmin yang mampu melakasanakan shalat dengan baik, maka shalat yang dia lakukan secara otomatis akan terefleksikan dalam sikap dan perilakunya, dan juga akan terefleksikan dalam tutur katanya, dalam kehidupan sehari-hari, kapan pun dan di mana pun dia berada.

Lejitkan Kekuatan Rohani dengan Shalat Khusyu, itulah tema besar yang diusung dalam kegiatan Pesantren Akhlak Mulia atau SALAM. Kegiatan SALAM bagi murid-murid kelas 8 SMP Islam Al-Azhar digelar selama 2 hari, yaitu pada hari Jum’at-Sabtu, 21-22 Februari 2025 dan diikuti 144 murid. Agar pemanfaatan waktu bisa lebih optimal, kegiatan SALAM kali ini sengaja diadakan di sekolah, yaitu di Kampus Al-Azhar Cikarang. Sesuai  tema yang diusung, materi tentang shalat merupakan materi utama. Bimbingan shalat dilakukan secara komprehensif, melalui teori dan praktek. Diharapkan setelah mengikuti SALAM, kesadaran dan pengetahuan murid terkait ibadah shalat akan semakin baik dan semakin meningkat.

Ditulis oleh : Adib Robingan, S.Pd

 

Postingan Terkait